Semarak, Pengabdian kepada Masyarakat Prodi UPW di Desa Bengkel

Bertempat di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng telah terlaksana acara penutupan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh Program Studi Usaha Perjalanan Wisata Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali. Acara ini dihadiri dan dibuka oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng. Prebekel Desa Bengkel, Sekretaris Desa Bengkel, Perangkat Desa Bengkel, Anggota Karang Taruna Desa Bengkel, Ketua Jurusan Pariwisata, Sekretaris Jurusan Pariwisata,Ketua Program Studi UPW, Ketua Program Studi MBP, Perwakilan Dosen Jurusan Pariwisata, Narasumber Pelatihan Teknik Pemanduan Wisata dan Bahasa Asing serta Masyarakat Desa yang berpartisipasi dalam kegiatan Penataan Potensi Wisata di Desa Bengkel. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, Jurusan Pariwisata, Politeknik Negeri Bali.

Kegiatan diawali dengan sambutan MC, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama. Kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Kegiatan Pengabdian Masyarakat Desa Bengkel Dr. Gede Ginaya, M.Si. Perbekel Desa Bengkel menyampaikan apresiasi terhadap pengabdian kepada masyarakat dan berharap kegiatan dapat dijadwalakan rutin di Desa Bengkel. Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng meberikan sambutan yang sekaligus membuka kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Bengkel memberi apresiasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Politeknik Negeri Bali dan berharap ke depannya tetap bersinergi antara Politeknik Negeri Bali dan Desa Bengkel dalam mendukung dan mengembangkan potensi masyarakat setempat. Setelah dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Buleleng kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari Ketua Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Bali terkait kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Bengkel.             Selepas acara pembukaan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Bengkel, kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh narasumber pengelolaan sampah plastik dan narasumber CHSE. Para peserta sangat antusias dalam pemaparan ini, karena mereka secara aktif bertanya dan menjawab pertanyaan oleh para narasumber.

Acara selanjutnya adalah pelatihan Tour Guiding dan Bahasa Asing. Agar pelatihan berjalan dengan baik, para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan pelatihan yang ingin diikuti. Terdapat 4 bahasa asing yaitu Bahasa Mandarin, Bahasa Jepang, Bahasa Inggris dan Bahasa Rusia. Kelompok pelatihan Bahasa Jepang dan Bahasa Mandarin bertempat di wantilan Desa Bengkel yang diikuti oleh kebanyakan anak muda perempuan dan ibu-ibu yang sangat antusias belajar bahasa Jepang dan Mandarin. Materi bahasa asing ini diperuntukan untuk pemula jadi peserta dapat mengikuti dengan baik. Untuk pelatihan Bahasa Inggris dan Rusia dilakukan dengan langsung praktek menjadi guide atau pelatihan tour guiding dengan bahasa asing untuk menjelaskan objek wisata trekking Desa Bengkel yang terkenal asri.  Trekking dan Pelatihan Bahasa Asing menjadi penutup dari rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Bengkel yang telah sukses terselenggara [Trisnayoni].

About the Author

Leave a Reply

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

id Bahasa Indonesia
X